HFMD (Hand-foot-and-mouth disease) November 18, 2009
Posted by ikawahyuni in Iqbal, Kesehatan.Tags: kesehatan anak
4 comments
Berkaca dari pengalaman Iqbal yang sampai terkena dua kali (usia 18 bulan dan 2 tahun 7 bulan) oleh penyakit HFMD ini, saya jadi mencari informasi dan ingin berbagi informasi tersebut melalui blog ini.
Apa sih HFMD itu dan apa penyebabnya?
HFMD merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan biasa terjadi pada bayi dan anak-anak (di bawah 10 tahun). Karena umumnya bayi dan anak-anak masih memiliki antibodi yang rendah jika dibandingkan dengan orang dewasa. Akan tetapi HFMD yang terjadi pada manusia ini jangan disamakan dengan yang terjadi pada hewan ternak seperti sapi ya. Hehehe soalnya waktu pertama kali dengar dari dokternya Iqbal saya langsung kepikiran kesitu. Sedangkan perasaan saya Iqbal gak pernah main atau bersentuhan langsung dengan sapi atau binatang ternak yang lain
.
Jadi ternyata virus yang menyerang manusia berbeda dengan yang menyerang hewan. Pada manusia penyakit HFMD ini disebabkan oleh virus dari golongan enterovirus (polioviruses, coxsackieviruses, echoviruses, and enteroviruses) umumnya sih disebabkan oleh coxsackievirus A16.
Bagaimana gejala-gejalanya ?
Berdasarkan pengalaman waktu Iqbal sakit dan juga artikel dari CDC ternyata gejala- gejalanya :
- Diawali dengan demam, sakit tenggorokan, terkadang nafsu makan menurun, dan badan lemas. (Sebelum demam, Iqbal sempat batuk pilek. Pas demam, suhu tubuhnya bisa mencapai 39, 3 derajat dan susah makan. Bahkan waktu terkena pertama kali Iqbal sama sekali gak mau makan selama 3 hari, cuma mau nyusu sama aku aja. BB-nya turun drastis banget. Kalau pas yang kedua mungkin karena antibodinya sudah lebih baik, masih bisa masuk makanan walaupun harus ekstra “maksanya”).
- Satu atau dua hari setelah demam akan muncul luka di rongga mulut. Mulanya hanya seperti titik merah, lalu kelamaan akan melepuh dan akhirnya jadi sariawan. Jadi bentuknya kecil-kecil tapi banyak dan menyebar di mulut, lidah, gusi, bahkan sampai pada dinding rahang atas. (ini yang membuat anak jd susyaaah makan)
- Setelah 1 – 2 hari juga akan keluar ruam kulit yang tidak gatal. Ruamnya berwarna merah bisa datar atau menggelembung, terkadang sampai melepuh. Biasanya timbul di daerah telapak tangan, kaki, bahkan terkadang juga keluar di daerah pantat dan atau alat kelamin. (Kalau Iqbal, waktu pertama kali terkena HFMD, bercak merah pada telapak tangan dan kaki tidak keluar, hanya ada sariawan saja. Sedangkan yang kedua kalinya bercak ini banyak muncul di kaki. Sedangkan di telapak tangan dan bagian pantat hanya sedikit. Cuma ruamnya itu tidak sampai melepuh, dan tidak terlihat secara kasat mata. Tetapi jika telapak kakinya diraba maka akan terasa ada yg menjendol. Iqbal juga mengeluh kakinya sakit. Baru setelah demamnya reda terlihat bahwa di telapak kaki dan tangannya ada bercak-bercak merah).
Jadi, pada penderita mungkin muncul hanya ruam saja atau sariawan saja atau kedua-duanya.
Beberapa gambar mengenai ruam yang timbul.
Bagaimana cara penyebarannya ?
Penularannya umunya melalui kontak langsung dengan penderita. Virus ditemukan pada sekresi dari hidung dan tenggorokan (ingus dan riak), air liur, cairan yang keluar dari ruam dari orang yang terinfeksi. Umumnya dapat menyebar dari tangan penderita yang tidak sering dicuci atau permukaan yang terkontaminasi oleh virus.
Penderita sangat besar kemungkinan menularkan infeksi virus ini pada minggu pertama ia sakit. Akan tetapi, virus penyebab HFMD ini dapat tinggal di tubuh penderita lebih dari seminggu, bakan ketika gejala-gejalanya telah hilang. Artinya walaupun sudah sembuh si penderita masih dapat menularkan virus tersebut kepada anak-anak lain.
Pada beberapa penderita – umumnya orang dewasa -, gejala seperti yang di atas mungkin tidak keluar, tapi bagi yang terinfeksi virus tetap bisa menularkan kepada orang lain. Virus HFMD pada manusia tidak berpindah dari atau ke hewan peliharaan atau hewan lainnya. Jangka waktu dari infeksi awal ke keluarnya tanda-tanda dan gejala (masa inkubasi) adalah selama tiga sampai tujuh hari.
Contohnya pada kasus Iqbal, ia mungkin tertular oleh Tantenya atau ayahnya yang sebelumnya juga terkena flu. Saya pikir hanya flu biasa tapi ternyata gejalanya menunjukkan gejala HFMD. Mungkin saja ayah atau tantenya sebenarnya terkena virus penyebab HFMD tapi gejalanya tidak keluar. Iqbal mengalami demam mulai hari Kamis siang – Jum’at malam, untuk mencegah penularan kepada teman-temannya, maka Iqbal saya larang untuk main sampai 5 hari setelah demamnya reda (baru boleh main hari Kamis minggu depannya). Naah yang susah itu menjauhkan dia dari adiknya yang masih bayi. Tapi mudah-mudahan adiknya yang masih 4 bulan gak kena juga ya
. Sampai saat tulisan ini dibuat sih Alhamdulillah tidak menunjukkan gejala-gejala seperti di atas. Kalau kata dokternya Iqbal sih, selama ini pada pasien-pasiennya, HFMD ini jarang menyerang bayi. Jika ada kasus pun hanya satu atau dua saja.
Orang-orang yang belum pernah terinfeksi enterovirus yang menyebabkan HFMD beresiko untuk terinfeksi. Akan tetapi, tidak semua orang yang terinfeksi akan menjadi sakit HFMD. Seperti disebutkan di atas, bahwa umumnya terjadi pada anak di bawah 10 tahun tapi dapat juga terjadi pada orang dewasa. Pada anak-anak kemungkinan terinfeksi virus dan sakit HFMD lebih besar karena mungkin anak-anak masih memiliki sedikit antibodi yang dapat melindungi mereka dari virus penyebab HFMD. Antibodi akan terbentuk di dalam tubuh sejak kita terpapar oleh enterovirus penyebab HFMD. Infeksi akan menghasilkan kekebalan untuk melindungi dari virus penyebab HFMD dari jenis yang sama. Jika seseorang sakit HFMD yang kedua kalinya maka infeksi yang terjadi disebabkan oleh jenis virus yang lain dari golongan enterovirus.
Seperti pada Iqbal, virus yang menginfeksi pada kali pertama ia terkena HFMD mungkin berbeda dengan virus yang menginfeksi pada kali kedua. Akan tetapi karena ia pernah terkena HFMD sebelumnya maka ketika ia terinfeksi pada yang kedua kalinya, sakit yang dideritanya tidak terlalu parah. (Thanx to Iqbal’s doctor for the explanation).
Lalu jika sudah sakit, bagaimana cara pengobatannya ?
Karena sejak awal sudah disebutkan bahwa HFMD itu disebabkan oleh virus maka tidak ada treatment atau pengobatan khusus untuk penyakit HFMD ini. Tanda-tanda atau gejalanya akan hilang dengan sendiri dalam 7 sampai 10 hari.
Untuk demamnya dapat dilakukan “home treatment” seperti perbanyak asupan cairan, kompres dengan air hangat, makan buah, serta pemberian parasetamol jika suhu tubuh sudah di atas 38,5 atau 40 derajat atau jika anak tidak merasa nyaman.
Nyeri akibat luka/sariawan di mulut biasanya menyebabkan anak-anak menjadi tidak mau makan. Hal ini dapat diobati dengan obat pereda rasa sakit seperti acetaminophen (Tylenol, dll) atau ibuprofen (Advil, Motrin, dll) yang dapat menghilangkan ketidaknyamanan.
Kalau dokternya Iqbal sih menyarankan untuk memberikan makanan yang dingin-dingin, seperti agar-agar, es krim, dan jus buah. Bisa juga memberi makanan yang halus seperti bubur, puree kentang, atau memblender makanan sehingga menjadi lebih halus lalu menyuapinya dengan menggunakan pipet. Jika anak benar-benar tidak mau makan bisa juga diberi obat pereda rasa sakit sebelum makan. Emang sih butuh kesabaran ekstra dalam hal membujuk dan memberi makan pada anak ketika sakit HFMD ini. Alhamdulillah waktu kemarin sakit Iqbal masih mau minum air putih, susu, dan minum jus buah serta makan nasi dan bakpau walaupun dengan sedikit dipaksa. Yang penting ada yang masuk, jadi badannya gak lemas. Kalau anaknya sudah bisa berkumur, mungkin bisa dicoba berkumur dengan air hangat yang diberi garam setelah makan yang dapat berfungsi sebagai pereda rasa sakit. Jadi, tidak perlu antibiotik ya !!!
Adakah cara untuk pencegahannya?
Semenjak tidak ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terpapar virus penyebab HFMD, maka cara pencegahan yang paling baik adalah dengan
- Sering-sering mencuci tangan terutama setelah buang air dan mengganti popok, juga sebelum menyiapkan makanan dan makan. Jika tidak ada air bisa menggunakan tisu basah atau hand sanitizer yang mengandung alkohol pembunuh kuman.
- Rajin-rajin membersihkan permukaan yang kotor juga mainan anak dengan sabun dan air serta larutan desinfektan.
- Ajarkan anak untuk tidak meletakkan jari, tangan, atau benda-benda lain ke mulut (menjaga kehigienisan).
- Hindari bersentuhan langsung dengan penderita HFMD (mencium, memeluk, sharing peralatan makan atau gelas dengan penderita, dll).
- Usaakan untuk mengisolasi penderita HFMD supaya tidak menularkan kepada orang lain. Jadi kalau anak Anda terkena HFMD ada baiknya libur sekolah atau ke day care dulu sampai lewat masa penularannya.
Demikian sekilas tentang HFMD… mudah-mudahan bisa menambah informasi untuk Anda dan bisa bermanfaat. Untuk artikel lengkapnya bisa langsung mengunjungi alamat web di bawah ini. Dengan mengetahui gejala dan cara pengobatannya mudah-mudahan tidak panik ketika anak Anda terinfeksi virus penyebab HFMD ini. Tetap observasi dan jika ingin berkonsultasi lebih lanjut silahkan kunjungi dokter anak Anda
.
Sumber
- http://www.cdc.gov/ncidod/dvrd/revb/enterovirus/hfhf.htm
- http://www.mayoclinic.com/health/hand-foot-and-mouth-disease/DS00599
- milis sehat (http://health.groups.yahoo.com)
Belajar Membagi Waktu October 19, 2009
Posted by ikawahyuni in Parenting, celoteh.1 comment so far
Akhir-akhir ini aku sedang kelimpungan dalam membagi waktu antara melakukan kegiatan rumah tangga, mengurus dua anak, dan menyusui. Karena selama ini benar-benar tergantung sama asisten rumah tangga terutama dalam hal masak-memasak. Belum lagi jika harus ditambah jika nanti masa cutiku habis dan harus masuk kantor lagi. Selama satu minggu terakhir ini aku mencoba beradaptasi dengan keadaan ini dan hasilnya masih kelimpungan juga. Alhamdulillah, akhirnya aku mendapatkan artikel bagus dari blognya mba maya mengenai cara membagi waktu bagi ibu-ibu yang sudah punya anak. Berikut ini aku lampirkan artikelnya. Semoga bermanfaat juga untuk yg lain
.
Banyak temen2 di milis yg tanya bagaimana caraku mengatur sehingga sepertinya semuanya beres…rumah beres, anak terurus, tapi tetep bisa ngenet…
Well…memang gak mudah…karena aku ini walaupun FTM aka Full Time Mom..aka IRT…aka Ibu Rumah Tangga…tapi aku ya sama aja sibuknya dg ibu bekerja aka working mom..
Mungkin yg gak tahu latar belakangnya menganggap…ah itu sih biasa…gak hebat.. tapi banyak juga yg terheran2..terutama ibu2 baru…bagaimana caranya?
Aku ini memang cuma FTM / IRT…tapi punya anak 3, yg dua terhitung masih balita 5,5 th & 4 th, dan yg satu lagi terhitung masih bayi 11 bln…trus? Dimana letak anehnya? Aku ini gak punya asisten rumah tangga (ART) sama sekali apalagi babysitter (BS).
Kalau buat yg tinggal di luar negeri.. mereka mungkin sudah biasa menghadapi masalah beginian…karena bayar ART & BS di luar negri sana kan mahalnya minta ampun. Tapi mungkin buat yg tinggal di Indonesia, mungkin aneh…secara bisa bayar org kog buat jd ART, jd pasti gak kebayang kalo sampe harus gak punya ART & BS…dg anak 3 yg masih kecil2.
Nah…mulai kebayang kan…bagaimana “repotnya”? Punya anak satu aja repot kalo gak punya asisten or babysitter..apalagi punya anak 3?
Yah..memang repot …namanya cuma punya tangan cuma dua..tapi harus mampu “membagi diri & membagi waktu” sehingga seolah2 aku ini harus punya tangan delapan! Lho kog?
Lah iya toh…bapaknya anak2 kan harus masuk hitungan anak2 juga ..karena dlm bbp hal kadang2 bapaknya anak2 ini juga manjanya bisa melebihi anaknya…hahaha
Trus gimana caranya donk??? Gampang….belah aja dirimu menjadi bbp bagian..dan lakukan pekerjaan itu dlm sekali waktu…hahahaha
Selama ini sih jurus jitu yg aku pake sih masih sama lah..doing multiple job in one time…. Dg begitu aku bisa sedikit menghemat waktu & punya sedikit waktu santai2 di waktu lain.
Contoh mudah spt yg bbp hari lalu aku lakukan.
Kebayang nggak bisa nyuci baju, bikin kue, cuci piring, & masak dlm satu waktu?
Jaman sekarang semua bisa diatur…berkat kecanggihan teknologi…jd pekerjaan pun jd sedikit lebih mudah.
Oke…begini caranya….
pertama isi bak cucian dulu (mesin cucinya masih manual) pake selang……. sembari menunggu aku siapkan bahan2 kue & mulai mengocok telur dg standing mixer, sembari menunggu aku mulai merebus ayam utk sop & menghaluskan bumbu dg blender, membersihkan beras & memasak nasi di magic com. Jadi….sambil menunggu cucian di mesin cuci, kocokan telur di mixer, rebusan ayam & blenderan bumbu, aku sambi dg mencuci piring sedikit2 (manual) & menggoreng tempe/tahu/ikan..fiuhhhh
Sudah selesai? Belum donk…cucian masih digiling lagi bbp kali..diisi baknya lagi bbp kali.. jd ya musti mondar mandir liatin cucian…masukin bahan2 kue ke cetakan utk dipanggang… nguleg sambel utk pelengkap makan, memotong2 sayur utk sop, sambil mencuci piring sedikit2….
Di lain waktu….
Sambil nyusuin Falda…nemenin kakak2nya main…menunggu goreng ikan/ayam/tempe di dapur…ngisi bak mandi…yippppiiiii dua tiga pulau terlampauiiiii
Jadi tempe yg lagi digoreng..kan gak harus ditungguin..
trus keran dibuka buat isi bak mandi
tinggal dulu trus nyusuin Falda sambil duduk..
sementara kakak2nya main di dekatku…
tangan kiri megang Falda..tangan kanan yg bebas bantuin kakaknya dg mainannya
berhubung Falda nyusunya cuma bentar2 jadi begitu selesai nyusu..
aku ke dapur ngecek gorengan…trus ke kamar mandi ngecek bak mandi dah penuh ato belum….fiuuuuuhhhhh
Di suatu pagi…
Pagi2 bikin kopi ayah…sambil nyiapin sarapan…disambi nyiapin perangkat sekolah Faldi…nyetrika baju Faldi…mandiin Falda…Faldi-Ferdi mandi sendiri…
Another time….
Saat aku nyapu…air lagi direbus dikompor..nasi lagi dimasak di magic com bersama telor…cucian lagi direndam di tpt cucian..horeeee…
Trus istirahatnya kapan?
Saat sedang menyusui Falda…aku susui Falda sambil tiduran…lumayan…bisa meluruskan kaki & mengendurkan sedikit otot2 yg pegel….atau saat menemani anak2 bermain.
Trus internetannya kapan?
Ya sambil menyusui bisa..sambil nemenin anak2 main bisa….sambil nunggu kue selesai dipanggang…ato sambil nunggu gorengan/kukusan/rebusan matang…sambil menunggu cucian kelar….
Smoga bisa jd inspirasi
Sumber : Maya Siswadi (http://bunda2f.multiply.com/journal/item/82)
The Hottest Female Blogger Award October 4, 2009
Posted by ikawahyuni in Uncategorized.4 comments
Dapat tantangan baru dari Tante Yani niiih. Baru pertama kali dapat award di blog, secara nge-blog pun masih jarang-jarang, tapi gara-gara ditantang sama Tante Yani jadi mau gak mau harus tugasnya harus dilaksanakan.
Menurut Tante Yani penghargaan ini ditujukan khusus untuk perempuan yang punya blog (hehehe ya iyalah…judulnya aja the hottest female blogger
). Bagi penerima award ini ada beberapa tugas yang perlu dilakukan, diantaranya :
- Pasang banner the hottest female blog award di blog masing-masing tapi tidak boleh dirubah, warna, tulisan termasuk signature kecuali mengubah ukurannya.
- Menulis nama dan url pemberi award di postingannya dan juga hyperlink url ke awardnya.
- Memilih 10 blogger perempuan untuk menerima award ini dan memberikan alasan kenapa mereka pantas mendapatkannya
- Buka search engine Google
Tulis nama kamu dilanjutkan dengan kata “needs” misalnya : “yani needs” kemudian klik “search”
Tuliskan 10 hasil pertama yang muncul dihalaman itu.
Hehehe banyak juga ya tugasnya. Hmm, sekarang waktunya untuk memilih dan menampilkan ke-10 blogger wanita pilihanku. Here they are :
- Mba sisil, alasannya karena dari blognya aku bisa dapat resep-resep camilan untuk anak yg sehat
. - Mba Anne, karena blognya menarik n banyak resep kue
. - Mba Rina Rinso, banyak memberi info tentang bahan-bahan kue dan makanan juga resep
. - Mba Lutvita, kalo yang ini banyak info kesehatan bayi dan anak
. - Mba Maya, karena tulisannya banyak kasih info mengenai parenting
- Mira, hmm…. biar Mira tambah rajin nulis
- Mba Liza, naaah klo disini banyak cerita tentang kehidupan di Jepang
. - Bunda Helvy, Kalo yang satu ini tidak perlu dipertanyakan lagi kehebatannya di dunia tulis-menulis.
- Sarqina, nice blog.
- Asma Nadia, sama kayak Bunda Helvy. She is one of my favorite author
.
Dan sekarang hasil pencarian di google dengan keyword “Ika needs” (aneh-aneh tenan) :
- Ika needs 0.91 more points to get some more icons! anyone wants to help me to get there?
- ika needs your help to be cooler and better!
- Ika needs foods.
- IKA needs a JOB!!!
- Ika needs to do to get her a diamond.
- Ika needs no introduction to bass anglers.
- Ika needs not be recalled here: for God has already taken away the reproach of the people.
- I.K.A. needs your help today, to fight the battle that will be our children’s future of tomorrow.
- IKA needs to be exposed and denounced as Traitors by ALL True Klansmen Nation Wide!
- Ika needs tutorials.
Hehehe…. silahkan diterjemahkan sendiri deh
.
Oia…. makasih untuk Tante Yani telah memberi kehormatan untuk mendapatkan award ini. Mudah-mudahan aku jadi lebih rajin lagi ngisi blognya
.
Ika needs 0.91 more points to get some more icons!
Pengumuman : Lowongan CPNS LIPI 2009 September 24, 2009
Posted by ikawahyuni in Pengumuman.Tags: Pengumuman
add a comment
Bagi yang berminat untuk jadi pegawai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ternyata penerimaan pegawai baru telah dibuka mulai tanggal 3 September 2009 yang lalu. Untuk informasi selengkapnya dapat dilihat di http://www.cpns.lipi.go.id.
Semoga bermanfaat….
Perjuangan Untuk Suapan Pertama August 16, 2009
Posted by ikawahyuni in Iqbal, Parenting, celoteh.add a comment
Pondok Labu, 6 Agustus 2009.
Fiuh… pagi ini perjuanganku untuk membuat Iqbal berhasil dilakukan tanpa harus dengan marah-marah dan ancaman
. Kemarin aku memang bertekad untuk bisa membujuk anak pertamaku ini untuk mau makan pagi tanpa harus menarik otot
. Karena akhir-akhir ini, lebih tepatnya dimulai semenjak kandunganku sudah mendekati 8-9 bulan sampai aku akhirnya melahirkan, Iqbal makannya mulai susah. Dia pintar sekali memancing amarahku sehingga membuatku harus sedikit bersuara keras kepadanya dan mengancamnya supaya dia mau makan. Sebetulnya aku tahu jika cara ini mungkin kurang baik, tapi bingung mau bagaimana lagi karena kalau dibujuk dengan kata-kata halus dia seperti meledek. Hmm…mungkin akunya saja yang kurang sabar
, walhasil kalau sudah begitu aku menyerah deh !!! Dan kebiasaan susah makannya ini semakin menjadi ketika aku tinggal di rumah orang tuaku setelah melahirkan. Wah…dia makin punya cara untuk menolak jika disuruh makan, dari mulai minta tidur, kejar-kejaran dengan mbaknya, sampai minta perlindungan kepada aki-ninnya. Untuk cara yang terakhir dia bisa sampe nangis-nangis ke aki-ninnya. Jadi serba salah deh… yang ada akunya makin khawatir karena takut berat badannya turun (padahal dia udah termasuk kategori kurus lho) dan sakit.
Alhamdulillah pagi ini berbeda….kucoba melakukan pendekatan halus kepadanya. Kuajak dia bermain dan menonton acara anak-anak favoritnya. Awalnya dia mencoba menolak suapan pertama, tapi kucoba lagi sambil membujuknya dengan memasang muka ceria dan tertawa padahal dihatiku sudah takut akan mendapat penolakan lagi. Tapi….yippie…hoooreeee ketika kucoba mendekatkan sendok ke mulutnya tanpa disangka-sangka dia membuka mulutnya dan aku sukses memasukkan suapan pertama tanpa perlu marah-marah seperti biasanya
. Suapan kedua, ketiga, dan seterusnya berhasil pula kulakukan. Memang sih tak semulus pada suapan pertama karena jika dia sudah bosan dengan mainan yang aku berikan atau ketika sedang iklan dia pasti berhenti makan dan mulai ngeyel lagi. Kalau sudah begitu kucoba cari mainan baru untuknya, apa saja kucoba untuk dijadikan umpan. Mulai dari krayon dan kertas, cat air, kartu UNO milik om dan tantenya sampai memutar video barney kesukaannya. Yang penting targetku agar dia makan sampai habis tercapai. Dan memang akhirnya target itu tercapai
, walaupun mungkin memakan waktu dan harus memutar otak agar kreatif tapi Alhamdulillah hasilnya dia mau menghabiskan makannya.
Jika ditanya bagaimana rasanya….wah lega sekali dan suatu kepuasaan tersendiri. Yang pasti berbeda rasanya ketika berhasil membuat Iqbal menghabiskan makanannya dengan cara halus dibandingkan dengan cara marah-marah. Iqbal terlihat lebih menikmati makannya karena tidak berada dalam tekanan dan rasa takut. Aku yakin ini semua tidak lepas dari pertolongan Allah yang sudah menunjukkan ilham agar aku lebih kreatif dan melunakkan hati Iqbal agar mau makan. Karena hanya Allah yang menguasai segala makhluk…. Dia bisa mengeraskan hati seseorang semudah Dia melunakkannya. Seberapa besar pun tenaga dan pikiran kita berusaha untuk mengubah hati seseorang jika kita tidak meminta pertolongan Allah untuk membolak-balikkan hatinya maka akan sia-sialah usaha kita.
Hari ini aku kembali mendapat suatu pelajaran berharga. Pelajaran yang aku dapat dengan menjadi orang tua. Aku jadi bisa mengerti perasaan ibuku ketika dulu aku juga susah makan. Hmm…. Sesuatu yang mungkin belum tentu kumengerti jika aku belum merasakannya sendiri. Terima kasih Allah, karena Kau telah menganugerahkan kesempatan ini… membuatku semakin menghargai apa yang sudah ibuku lakukan untukku selamat ini !!! Untuk para ibu, bunda, atau pun mamah di dunia ini, tetap semangat dan jangan menyerah untuk melakukan yang terbaik untuk anak-anak kita dengan cara-cara yang disukai Allah SWT. Jika anak anda susah makan, tetaplah kreatif dan inovatif dalam membujuk anak-anak kita supaya mau makan J. Insya Allah, perjuangan kita akan bernilai pahala di mata Allah SWT. Amiiin.
Jangan Menyerah August 4, 2009
Posted by ikawahyuni in Renungan, celoteh.7 comments
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa
(by : d’ Massive)
Lagi suka banget sama lagu ini. Gak tahu kenapa setiap lihat video klip dan denger liriknya jadi terharu. Liriknya sederhana tapi penuh makna karena mengingatkan kepada kita untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala permasalahan hidup. Jangan putus asa dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah SWT, karena pasti ada jalan keluarnya. Karena Allah tidak akan memberikan ujian atau cobaan di luar kesanggupan hamba-Nya
. Hanya pada Allah kita senantiasa memohon petunjuk yang lurus atas segala urusan kita dan jalan kluar yang terbaik untuk segala permasalahan hidup.
Sedikit berbagi mengenai pengalamanku dan suami. Mudah-mudahan Allah Yang Maha Mengetahui segala niat memaklumiku menulis ini untuk contoh dan pengalaman baik bukan sebagai keriyaan dan sum’ah (memperdengarkan amal saleh). Sebab yang mau ku ceritakan ini ada di tepian riya’ dan sum’ah, menceritakan amal dan pengalaman hidup keluargaku dan ada yang aku dan suami lakukan lagi kemudiannya sehingga menambah seolah-olah bisa riya dan sum’ah.
Baru-baru ini kami mendapat ujian dari Allah SWT dimana suami tiba-tiba dipaksa untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Walaupun mungkin ujian ini masih belum seberat ujian-ujian yang diberikan Allah kepada orang lain. Kami cukup bingung pada saat itu karena pada saat yang bersamaan aku sedang mengandung anak kedua. Kami berdua diliputi perasaan khawatir akan biaya persalinan kelak, cicilan rumah, biaya hidup sehari-hari dan lain-lain yang masih belum tahu harus ditutup dari mana. Suami juga tak henti-hentinya berusaha untuk melamar pekerjaan. Akan tetapi dari setiap lamaran yang dikirimnya, hanya sedikit yang berbuah panggilan tes dan wawancara. Kalau pun ada panggilan tes dan wawancara ternyata hasilnya negatif. Entah karena gajinya yang terlalu kecil untuk standar suamiku atau karena memang karena suami yang tidak lulus tes sehingga tidak dipanggil lagi.
Setelah satu bulan berusaha untuk mencari pekerjaan, Alhamdulillah akhirnya ada satu perusahaan yang menerima suamiku walaupun gajinya jauh dibawah gaji sebelumnya, tapi sesuai dengan bidang yang diminati oleh suami. Ternyata pertolongan Allah tidak berhenti di situ saja. Ketika hari persalinan tiba, kami hanya punya tabungan setengah dari seluruh biaya persalinan. Tapi kembali Allah menunjukkan kekuasaannya, walaupun harus meminjam dari keluarga, syukur Alhamdulillah biaya tersebut dapat tertutupi untuk sementara.
Ketika aku masih di rumah sakit setelah melahirkan, dengan bimbingan dari Allah kami menonton acara ceramah/tausiyah yang diberikan oleh Ustadz Yusuf Mansyur di TVRI dalam rangka Isra’ Mi’raj. Isi dari tausiyah beliau sangat sesuai dengan keadaan kami. Beliau mengingatkan bahwa jika ada permasalahan dalam hidup maka kita harus introspeksi diri terhadap ibadah-ibadah kita kepada Allah. Terutama dari shalat kita. Apakah sudah tepat waktu ? Apakah sudah dilengkapi dengan shalat sunat rawatib? Apakah rajin shalat sunat dhuha dan shalat malam ? Karena ternyata dengan memperbaiki shalat maka akan membuat kita semakin dekat kepada Allah SWT. Kepada siapa lagi kita akan meminta selain kepada Allah. Jadi sebelum meminta pertolongan kepada manusia maka kita harus terlebih dahulu memintanya kepada Allah. Mendengar hal tersebut kami berdua menjadi tertegun dan mereka ulang kesalahan yang sudah kami perbuat. Kami memang sudah mulai lalai dalam beribadah kepada Allah, shalat yang tidak tepat waktu, bacaan qur’an yang seadanya. Bahkan ketika suami sedang mencari kerja kami malah sibuk meminta bantuan kepada manusia dan lupa bahwa yang Maha menguasai diri kami adalah Allah. Alhamdulillah, ternyata Allah masih berbaik hati mengirimkan kepada kami tentara-Nya untuk memperingati kami.
Semenjak saat itu kami pun mulai berusaha memperbaiki ibadah kami dengan disertai memohon pertolongan kepada Allah. Memang jawaban dari doa kami dan pertolongan Allah tersebut tidak instan kami dapatkan tapi perlahan kami mulai merasakan adanya rezeki yang datang dari arah yang tidak terduga-duga. Sedikit demi sedikit kami bisa melunasi hutang biaya persalinan, bahkan kami bisa langsung melakukan aqiqah untuk putri kami yang baru lahir. Laptop suami yang sudah ingin dijual dari dulu tapi belum ada peminatnya, Alhamdulillah akhirnya bisa terjual juga. Cicilan rumah dan biaya hidup sehari-hari yang sempat kami khawatirkan tidak dapat tercukup, ternyata sampai hari ini masih bisa kami penuhi.
Allahu Akbar….. “maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S. Ar-Rahman : 13). Begitu banyak nikmat yang sudah Allah berikan kepada keluarga kami, tapi kaminya yang sering lupa untuk bersyukur. Mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya untuk senantiasa memperbaiki niat dan ibadah kita semata-mata hanya karena Allah SWT. Dan juga senantiasa menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong kita, sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah : 45.
Wallahu a’lam bishshohwab.
Cium…cium ya Bunda May 14, 2009
Posted by ikawahyuni in Iqbal, Parenting, celoteh.4 comments
Selasa pagi entah kenapa perutku terasa mengeras dan tegang sekali serta ada rasa nyeri sedikit. Rasa itu semakin mejadi-jadi ketika aku sedang menyuapi anakku Iqbal. Berhubung anak usia 2 tahunku ini sangat aktif sehingga makan pun tak bisa duduk diam, walhasil aku harus ikut-ikutan duduk berdiri- duduk berdiri. Akibatnya perutku terasa makin tak keru-keruan.
Jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah delapan sudah waktunya berangkat ke kantor. Akan tetapi perutku masih terasa tegang dan agak nyeri. Sebetulnya hari ini aku masih harus membantu rekan satu lab-ku untuk mengambil data di laboratorium, tetapi karena khawatir jika rasa tegang diperutku yang tidak hilang-hilang akan berlanjut ke kontraksi, akhirnya aku putuskan untuk istirahat di rumah. Memang kehamilan keduaku ini terasa lebih ringkih dibandingkan waktu hamil Iqbal dulu. Sekarang aku lebih sering keram perut dan mudah lelah. Mungkin hal ini disebabkan pada kehamilan kedua ini lebih banyak aktivitas yang harus kulakukan baik di kantor maupun di rumah.
Aah tapi bukan ini inti dari ceritaku sebenarnya. Ada kejadian mengharukan pagi itu ketika akhirnya aku memutuskan untuk tidak masuk kantor. Seperti biasa setelah selesai makan pagi dan mandi Iqbal pasti akan langsung minta ditemani oleh pengasuhnya untuk main ke luar, karena biasanya setelah memberinya makan dan memandikannya aku akan langsung bersiap-siap untuk ke kantor. Ketika anakku itu pulang dari bermain dan mendapatkan ibunya tergolek di atas tempat tidur karena sakit perut, tiba-tiba dia langsung mendekatiku dan berkata, “Bunda…atiit?!”. Lalu kujawab, “iya sayang perut bunda sakit, makanya bunda tiduran”, sambil berusaha tersenyum. Lalu hal mengejutkan itu terjadi, dia tiba-tiba mendekatiku seraya berkata, “cium….cium…ya !” Dan mendaratlah dua buah ciuman di pipiku. Masya Allah, anak dua tahun ini benar-benar telah membuatku melupakan rasa sakit di perutku. Memang selama ini jika dia habis jatuh atau ada bagian tubuhnya yang dikeluhkan terasa sakit, aku selalu menghiburnya dengan mencium bagian yang sakit dan kubilang bahwa itu adalah obat supaya cepat sembuh. Aku tidak menyangka bahwa ia benar-benar merekam apa yang kerap kulakulan padanya. Terlepas apakah dampak dari kebiasaanku itu bagus atau tidak, yang pasti aku merasa terharu sekali dengan sikapnya pagi ini. Alhamdulillah, Allah sudah menganugerahkan anak yang menyayangi diriku. Semoga aku terus bisa menanamkan kasih sayang dan kelembutan kepada sesama dalam dirinya. Aku sadar bahwa hal tersebut sangat bergantung pada diriku dan suamiku sebagai contoh bagi anak kami. Semoga Allah senantiasa menolong dan membimbing kami dalam meberikan tarbiyah bagi anak-anak kami, Amin.
Banana Oatmeal Cookies May 14, 2009
Posted by ikawahyuni in Coba-coba resep.2 comments
| Category: | Bakin g |
|
| Style: | American | |
| Special Consideration: | Kids |
Udah lama pengen nyobain resep ini waktu lihat di multiplynya Mba Sisil (http://sisiliapa.multiply.com/). Sampai pesen tepung pisang segala dari Gasol karena penasaran sama rasanya. Setelah jadi ternyata kurang manis untuk lidahku entah karena salah konversi berat dari cup ke gram atau karena apa. But overall wangi kayu manisnya kentara banget malah tadinya aku kirain bakal wangi pisang karena pakai tepung pisang tapi enggak tuh. Jadi pengen nanya sama yang punya resep aslinya
. Untungnya cuma bikin setengah resep. Untuk menutup kekurangan di manisnya aku tambahin gula halus yang biasa dipakai untuk donat aja. Untuk fotonya nyusul deh ada kesalahan teknis nih !!!
Bahan :
30 g gula halus
112,5 g mentega tawar
1 butir telur
52,5 g tepung terigu serba guna (aku pakai tepung terigu protein rendah)
100 g oatmeal quick cooking
70 g tepung pisang
1/4 sdt baking soda
1/4 sdt bubuk kayu manis
Gula donat (untuk taburan)
Cara Membuat :
1. kocok mentega dan gula 2-3 menit
2. Masukkan telur, kocok sebentar hingga tercampur rata, sisihkan
3. campur tepung terigu, tepung pisang, baking soda dan kayu manis hingga rata.
4. campurkan mentega kocok dan tepung, aduk rata
5. tambahkan oarmeal aduk rata
6. cetak dengan sendok di loyang, lalu pipihkan, panggang kurang lebih 15 menit.
Adaptasi Dengan Pemimpin Baru May 14, 2009
Posted by ikawahyuni in celoteh.2 comments
Kantor lama tapi pemimpin baru…. hmmm memang hal yang biasa ya !!! Hampir setiap karyawan yang kerja di satu kantor pasti pernah ngerasain namanya pergantian kepemimpinan. Terkadang pemimpin yang baru adalah orang yang lebih baik dari yg lama, tapi juga gak jarang justru malah lebih ancur daripada pemimpin yang lama.
Kalau sudah begitu….. cuma bisa bilang yaaa itu resikonya jadi bawahan iya gak ?!! Harus terima apa adanya dan adaptasi !!!
Dan begitulah kurang lebih yang sedang saya alami saat ini di kantor saya yang tercinta ini (heh?!! gak salah
). Sudah dari kira-kira bulan November tahun lalu kantor saya kedatangan pemimpin atau kepala unit yang baru. Awalnya begitu besar harapan bahwa si kepala yang baru ini punya karakter yg lebih baik dan akan membawa kantor ini menuju perbaikan. Tapi harapan tinggal harapanlaah
. Walaupun mungkin masih terlalu dini untuk menilai kinerja kepala unit yang baru ini, tapi jika dilihat dari karakter beliau dan sepak terjangnya selama kurang lebih selama 7 bulan ini sih saya jadi agak pesimis. Belum apa-apa teman kantor saya sudah banyak yang merasa dizolimi, dan sepertinya taktik perang Belanda yang suka memecah belah dan mengadu domba mulai diterapkan. Alhasil antar sesama teman kantor jadi saling curigaan n tidak percaya. Sekarang susah mengidentifikasi mana kawan mana lawan.
Jadi terbersit pemikiran, kira-kira akan seperti apa kantor ini dalam 4 tahun ke depan
. Mudah-mudahan sih temen-temen di kantor bisa kembali kompak dan keadaan dapat kembali menjadi baik. Sehingga suasana kerja pun bisa lebih nyaman dan bekerja pun tidak dalam keadaan tertekan karena takut salah langkah dan salah omong yang akibatnya bisa berimbas pada kenaikan jenjang karier karyawan.
Kembali lagi menjadi pemimpin itu tidak gampang memang…. tapi apa iya cuma bawahan yg harus beradaptasi dgn gaya kepemimpinan atasannya. Bagaimana dengan atasan itu sendiri?
Apakah dia tidak harus beradaptasi juga dengan lingkungan kerja yg sudah berjalan di tempatnya yg baru? Jika memang sudah baik apakah harus dirubah hanya untuk menunjukkan bahwa dia “BERBEDA” dari pemimpin yang lama dan juga untuk menunjukkan bahwa ia juga “BISA” melakukan sesuatu untuk karyawan dan tempat kerjanya yang baru kepada orang lain di luar kantor ? Hmm, pantes laah klo kantornya gak maju2.
Do I have dreams ? October 29, 2008
Posted by ikawahyuni in celoteh.Tags: buku, mimpi
add a comment
Seorang teman bertanya kepada saya apa rencana saya tahun depan ? Saat itu saya hanya bisa tersenyum dan menjawab “actually, I don’t expect this kind of question =)”. Lalu teman saya menjawaban adalah “why ? don’t you have dreams ? “. Saya terdiam…. dan pertanyaan itu bermain-main dalam pikiran saya. Do I have dreams ? Of course I do…. I do have dreams…. big dreams. Tapi kembali lagi…. alasan-alasan untuk memendam mimpi saya kembali hadir. Sedikit kesal terbersit dalam hati saya, kesal dengan diri sendiri karena tidak berani mendobrak dinding yg menjadi penghalang mimpi-mimpi saya. Kesal karena kalah dengan ketakutan-ketakutan yang ada dalam diri, takut untuk memilih jalan yg saya suka karena takut mengecewakan orang lain.
I do have dreams !!!! And Insya Allah, I will make my dreams come true, soon or later. I will do what i love and love what i do. Saya sadar jalan menuju mimpi itu tidak mudah tapi saya punya Allah yang akan menolong dan membimbing saya. Jadi…. tunggu saja tanggal mainnya =).
Ngomong-ngomong soal mimpi… mimpi saya yang ingin saya wujudkan dalam waktu dekat adalah beli bukunya Harold Mcgee yang berjudul On Food & Cooking: The Science & Lore of the Kitchen. Karena semenjak diamanahi Iqbal saya jadi sangat tertarik dengan dunia kuliner alias masak-memasak dan yang berkaitan dengan kue-kuean. Kenapa buku ini ? Karena buku ini bagus baget =), isinya membahas mengenai dunia masak-memasak secara ilmiah dan dikait-kaitkan dengan kimia. Wuiiih pas banget deh dengan latar belakang pendidikan saya. Cuma masalahnya buku ini termasuk buku impor yang belinya pakai dollar. Sedangkan sekarang 1 dollar itu udah 12000-an
. Hiks…hiks….hiks ayoo dong turun lagi biar bisa beli buku ini. Atau mudah-mudahan ada orang baik hati yang punya buku ini trus mau menghibahkan bukunya ke saya atau mau jual dengan harga second. Gak apa-apa deh bekas yang penting masih bisa dibaca hehehe =P. Amiiin



g





