Adaptasi Dengan Pemimpin Baru

Kantor lama tapi pemimpin baru…. hmmm memang hal yang biasa ya !!! Hampir setiap karyawan  yang kerja di satu kantor pasti pernah ngerasain namanya pergantian kepemimpinan. Terkadang pemimpin yang baru adalah orang yang lebih baik dari yg lama, tapi juga gak jarang justru malah lebih ancur daripada pemimpin yang lama.
Kalau sudah begitu….. cuma bisa bilang yaaa itu resikonya jadi bawahan iya gak ?!! Harus terima apa adanya dan adaptasi !!!

Dan begitulah kurang lebih yang sedang saya alami saat ini di kantor saya yang tercinta ini (heh?!! gak salah ). Sudah dari kira-kira bulan November tahun lalu kantor saya kedatangan pemimpin atau kepala unit yang baru. Awalnya begitu besar harapan bahwa si kepala yang baru ini punya karakter yg lebih baik dan akan membawa kantor ini menuju perbaikan. Tapi harapan tinggal harapanlaah . Walaupun mungkin masih terlalu dini untuk menilai kinerja kepala unit yang baru ini, tapi jika dilihat dari karakter beliau dan sepak terjangnya selama kurang lebih selama 7 bulan ini sih saya jadi agak pesimis. Belum apa-apa teman kantor saya sudah banyak yang merasa dizolimi, dan sepertinya taktik perang Belanda yang suka memecah belah dan mengadu domba mulai diterapkan. Alhasil antar sesama teman kantor jadi saling curigaan n tidak percaya. Sekarang susah mengidentifikasi mana kawan mana lawan.

Jadi terbersit pemikiran, kira-kira akan seperti apa kantor ini dalam 4 tahun ke depan . Mudah-mudahan sih temen-temen di kantor bisa kembali kompak dan keadaan dapat kembali menjadi baik. Sehingga suasana kerja pun bisa lebih nyaman dan bekerja pun tidak dalam keadaan tertekan karena takut salah langkah dan salah omong yang akibatnya bisa berimbas pada kenaikan jenjang karier karyawan.

Kembali lagi menjadi pemimpin itu tidak gampang memang…. tapi apa iya cuma bawahan yg harus beradaptasi dgn gaya kepemimpinan atasannya. Bagaimana dengan atasan itu sendiri?
Apakah dia tidak harus beradaptasi juga dengan lingkungan kerja yg sudah berjalan di tempatnya yg baru? Jika memang sudah baik apakah harus dirubah hanya untuk menunjukkan bahwa dia “BERBEDA” dari pemimpin yang lama dan juga untuk menunjukkan bahwa ia juga “BISA” melakukan sesuatu untuk karyawan dan tempat kerjanya yang baru kepada orang lain di luar kantor ? Hmm, pantes laah klo kantornya gak maju2.

Advertisements

2 thoughts on “Adaptasi Dengan Pemimpin Baru

  1. waw, yg bikin aku kaget adalah yellow highlight! 😯

    tapi bener deh ka, aku setuju dengan pendapatmu, seharusnya menjadi pemimpin adalah pemimpin yang amanah. aku ngeri sekali dengan negeri kita ini yang sepertinya amanah bisa dijual… 😦

    tapi jangan pernah pesimis ka, karena kita sebagai manusia harus yakin akan rahmat Alloh SWT. berdoa dan lakukan ‘kewajiban’ dengan niat ibadah.

    tetap semangat!!

  2. xixixi iya lupa biar terkesan ngjreng gitu 😛 !
    Iya ya… harus tetap optimis, biar bagaimana pun Allah yang menggenggam hati manusia dan memberi hidayah. Siapa tahu semua akan menjadi lbh baik 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s